10 Mei Memperingati Hari Internasional Pohon Argan! Ini 5 Rekomendasi Film yang Menyadarkan Tentang Tanaman

AKURAT.CO SUMSEL Setiap tanggal 10 Mei diperingati sebagai Hari Internasional Pohon Argan, yaitu sebuah tanaman yang tumbuh di wilayah barat daya Maroko.
Hari Internasional Pohon Argan diperingati sebagai pengingat bagi para petani dan peternak agar tidak mengeksploitasi tanaman secara berlebihan tanpa melakukan penanaman kembali.
Namun, untuk meningkatkan kesadaran tentang pentinganya tanaman, tidak cukup hanya sekadar untuk memperingati secara simbolis. Oleh karena itu, beberapa sang sutradara menggarap beberapa karyanya dalam sebuah film untuk turut menyadarkan orang-orang tentang hal tersebut.
Ada beberapa rekomendasi film seru yang dapat Anda saksikan untuk meningkatkan kesadaran tentang tanaman, simak artikelnya sampai selesai.
5 Rekomendasi FIlm Tentang Tanaman
1. The Secret Life of Plants (1978)
"The Secret Life of Plants" (1978) adalah sebuah film dokumenter yang diadaptasi dari buku nonfiksi yang ditulis pada tahun 1973 oleh Peter Tompkins dan Christopher Bird.
Film ini masih menarik perhatian penonton, terutama karena soundtrack orisinal yang fantastis karya Stevie Wonder.
Meskipun beberapa ilmu pengetahuan yang disajikan dalam film ini telah didiskreditkan, "The Secret Life of Plants" membuka diskusi menarik tentang definisi dan kesadaran tentang tumbuhan disekitar.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Hollywood yang Mengajarkan Tentang Keuangan
2. Little Shop of Horrors (1986)
"Little Shop of Horrors" (1986) adalah film komedi musikal yang merupakan adaptasi dari sebuah sandiwara tahun 1960 dengan judul yang sama.
Cerita ini tentang seorang asisten toko bunga yang menemukan tanaman misterius yang bisa memakan manusia, menampilkan aspek hortikultura yang tidak realistis namun menghibur.
3. The Secret Garden (1993)
"The Secret Garden" (1993) adalah adaptasi film dari novel klasik tahun 1911 karya Frances Hodgson Burnett.
Film ini mengikuti kisah seorang anak yatim piatu yang menemukan sebuah taman rahasia di rumah pamannya dan bagaimana taman tersebut membantu dalam pertumbuhan pribadi dan hubungannya dengan alam.
4. Adaptation (2002)
"Adaptation" (2002) adalah film yang unik, mengikuti perjuangan seorang penulis skenario dalam mengadaptasi sebuah buku nonfiksi tentang perburuan anggrek langka menjadi sebuah film.
Meskipun tanaman hanya memainkan peran kecil dalam cerita ini, topik-topik seperti konservasi tanaman dan kimia memberikan dimensi yang menarik.
5. The Botany of Desire (2009)
"The Botany of Desire" (2009) adalah film dokumenter yang berdasarkan buku nonfiksi Michael Pollan yang sama tahun 2001. Film ini mengeksplorasi hubungan antara manusia dan empat tanaman - apel, tulip, ganja, dan kentang - serta bagaimana interaksi tersebut mempengaruhi evolusi manusia.
Dengan durasi dua jam, film ini memberikan pandangan yang mendalam dan informatif tentang tanaman yang umumnya kita temui sehari-hari.
Itulah lima rekomendasi film yang dapat Anda saksikan untuk meningkatkan kesadaran tentang tanaman. (Dandy Dwi Putra Handho)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tanda Bansos Cair Lengkap dengan Panduan Pengambilan Bantuan Via Bank dan PT Pos Indonesia
- 2iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 3Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 4Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 5Update Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Timnas Indonesia Vs Malaysia Berakhir Imbang 0-0
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 8Update Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 3 Medali Tapi Turun Peringkat
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





