Sumsel

Awas! Ini 3 Efek Buruk Sering Begadang Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Maman Suparman | 25 Juni 2025, 10:00 WIB
Awas! Ini 3 Efek Buruk Sering Begadang Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas yang padat hingga larut malam atau kebiasaan begadang tanpa alasan jelas bisa berdampak serius pada kesehatan tubuh.

Meski dianggap sepele, tidur larut malam atau bahkan tidur saat pagi hari secara terus-menerus bisa menimbulkan gangguan jangka pendek hingga penyakit kronis.

Menurut sejumlah pakar kesehatan, tidur yang ideal bagi orang dewasa adalah 7–8 jam per hari, dan waktu terbaik untuk mulai tidur adalah sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 malam.

Berikut ini tiga efek negatif yang bisa terjadi jika Anda terlalu sering begadang:

1. Penurunan Konsentrasi dan Produktivitas

Salah satu dampak yang paling cepat dirasakan akibat tidur larut malam adalah menurunnya konsentrasi keesokan harinya.

Kurangnya jam tidur membuat otak tidak memiliki waktu cukup untuk memproses informasi, memperbaiki jaringan, serta menyimpan memori.

Baca Juga: Daftar SD Palembang Sepi Peminat, Ada yang Dulunya Sekolah Favorit Kini Hanya Dapat 10 Murid

2. Risiko Penyakit Jantung dan Diabetes Meningkat

Begadang dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh yang berperan penting dalam mengatur sistem kekebalan, tekanan darah, serta metabolisme gula.

Studi menunjukkan bahwa orang yang sering begadang memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Selain itu, tidur di pagi hari juga mengganggu produksi hormon penting seperti insulin dan kortisol, yang berperan besar dalam metabolisme tubuh.

3. Gangguan Emosi dan Kesehatan Mental

Tak hanya tubuh, kesehatan mental juga bisa terdampak. Kebiasaan tidur pagi menyebabkan ketidakseimbangan neurotransmitter otak, seperti serotonin dan dopamin, yang dapat meningkatkan risiko stres, kecemasan, bahkan depresi.

Orang yang kurang tidur cenderung lebih mudah tersinggung, sulit mengendalikan emosi, dan mengalami perubahan mood drastis.

Jika begadang tak terhindarkan karena pekerjaan, usahakan tetap memenuhi waktu tidur 7–8 jam dengan menggantinya di siang hari dan imbangi dengan pola makan sehat serta olahraga teratur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia