Sumsel

Geger di Lahat, IRT Hilang Sepekan Ditemukan Tewas Dimutilasi, Anak Kandung Ditangkap

Kurnia | 8 April 2026, 15:00 WIB
Geger di Lahat, IRT Hilang Sepekan Ditemukan Tewas Dimutilasi, Anak Kandung Ditangkap

AKURAT.CO SUMSEL Warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat digegerkan dengan penemuan jasad seorang ibu rumah tangga (IRT) dalam kondisi mengenaskan, Rabu (8/4/2026) dini hari.

Korban berinisial SA (63) ditemukan tewas diduga dimutilasi setelah dilaporkan hilang selama sepekan.

Jasad korban ditemukan di kebun miliknya sekitar pukul 00.15 WIB dalam kondisi tidak utuh.

Bagian tubuh korban diketahui terpisah dan dimasukkan ke dalam tiga karung plastik yang ditimbun di dalam tanah.

Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono, mengatakan kasus ini terungkap setelah keluarga merasa curiga karena korban tidak terlihat selama beberapa hari.

“Keluarga mulai melakukan pencarian karena korban sudah hampir satu minggu tidak diketahui keberadaannya,” ujarnya.

Baca Juga: Adu Hemat Mobil Murah: Listrik vs Bensin, Siapa Lebih Untung Dipakai Harian?

Kecurigaan semakin kuat setelah salah satu anggota keluarga mendapat informasi dari warga terkait adanya aktivitas mencurigakan berupa penggalian tanah di kebun korban.

Penggalian tersebut disebut dilakukan atas permintaan seseorang berinisial AF.

Menindaklanjuti informasi itu, keluarga bersama warga dan perangkat desa langsung mendatangi lokasi.

Setelah dilakukan penggalian ulang, ditemukan tiga karung berisi potongan tubuh manusia yang diduga merupakan jasad korban.

Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Lahat guna keperluan autopsi.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengarah pada AF yang merupakan anak kandung korban sebagai terduga pelaku.

Saat kejadian, AF diketahui tidak berada di tempat.

Namun, dalam waktu kurang dari 12 jam, tim gabungan Satreskrim Polres Lahat bersama Jatanras Polda Sumatera Selatan berhasil meringkus pelaku.

Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Muhammad Ridho Pradani, membenarkan bahwa pelaku merupakan anak korban sendiri dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Pelaku sudah diamankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mendalami motif dan kronologi kejadian secara lengkap,” ujarnya.

Polisi menduga sementara motif pembunuhan berkaitan dengan masalah pribadi, yang mengarah pada aktivitas judi online.

Meski demikian, penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut.

Hingga kini, Satreskrim Polres Lahat masih mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh peristiwa tragis tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia