BNNP Sumsel Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 15 Kg Sabu dan Aset Miliaran Disita

AKURAT.CO SUMSEL Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jaringan internasional Malaysia-Indonesia.
Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga tersangka beserta barang bukti berupa 15 bungkus sabu berkualitas premium seberat 15 kilogram.
Ketiga tersangka yang ditangkap adalah Mistoni alias Toni Blerr, Zupiyadi, dan Syakirman. Sabu yang disita dikemas dalam bungkusan teh Cina merek Guanyinwan* berwarna kuning emas, yang disebut memiliki barcode khusus sebagai tanda keasliannya.
Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Guruh, mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat laporan masyarakat tentang rencana pengiriman sabu dalam jumlah besar dari Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, menuju Kabupaten Musi Banyuasin.
Berdasarkan informasi tersebut, tim pemberantasan BNNP Sumsel langsung melakukan penyelidikan intensif.
Hingga akhirnya, pada Selasa (21/1/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, petugas berhasil menghentikan tersangka Zupiyadi di Jalan Raya Lintas Betung-Sekayu, Desa Bailangu, Kabupaten Musi Banyuasin.
Saat diperiksa, ditemukan 15 bungkus sabu yang disembunyikan dalam motornya, Yamaha Aerox BG 3094 ADU.
"Saat digeledah, petugas menemukan sabu dalam kemasan teh Cina warna kuning emas dengan ciri khas barcode khusus, dengan berat bruto 15.000 gram," ujar Brigjen Guruh, Selasa (25/2/2025).
Menurutnya, Zupiyadi berperan sebagai kurir yang bertugas mengantar sabu kepada bandar utama, Mistoni alias Toni Blerr, yang berdomisili di Sekayu, Musi Banyuasin.
Setelah menangkap Zupiyadi, tim BNNP Sumsel segera bergerak ke rumah Toni Blerr di Kelurahan Kayuara, Sekayu. Di lokasi itu, petugas menemukan Syakirman, yang bertugas menyambut barang haram tersebut.
Ketika mobil petugas tiba, Syakirman tanpa curiga menghampiri, mengira di dalamnya ada Zupiyadi.
Saat itu juga, ia langsung diringkus. Sementara Toni Blerr, yang dikenal lihai dan licin, menyadari kehadiran petugas dan berhasil melarikan diri dengan melompati pagar belakang rumahnya.
BNNP Sumsel kemudian menetapkan Toni Blerr sebagai buronan (DPO) dan berkoordinasi dengan Direktorat Penindakan dan Pengejaran (DIR DAKJAR) BNN RI.
Setelah pengejaran intensif, Toni Blerr akhirnya diringkus di tempat persembunyiannya di Dusun V, Desa Pandan Dulang, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
"Kami masih memburu satu tersangka lainnya berinisial CN yang masih buron,"* tambah Brigjen Guruh.
Dari hasil penggerebekan, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 15 bungkus sabu dalam kemasan teh Cina Guanyinwang seberat 15.000 gram, satu paket sabu dalam plastik bening seberat 5,85 gram, serta satu paket lainnya dengan berat 7,62 gram.
Selain itu, turut diamankan satu unit Yamaha Aerox BG 3094 ADU milik Zupiyadi, satu unit Jupiter Z BG 2741 BAU milik Syakirman, dan satu timbangan digital. Dalam penyelidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
BNNP Sumsel juga menyita sejumlah aset milik Toni Blerr, di antaranya beberapa buku tabungan dan kartu ATM atas namanya, serta delapan unit kendaraan, yakni Toyota Kijang Innova Reborn Venturer BG 1998 TB, Mitsubishi Pajero Sport BG 174 FA, Toyota Hilux Double Cabin BG 8362 BS, dan Honda Brio RS BG 1327 DY. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








