Sumsel

Info Harga Emas Perhiasan Palembang Terbaru, Paling Mahal Rp13,4 Juta per Suku

St Shofia Munawaroh | 17 November 2025, 13:08 WIB
Info Harga Emas Perhiasan Palembang Terbaru, Paling Mahal Rp13,4 Juta per Suku

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas perhiasan Palembang kembali mengalami penurunan di awal pekan.

Penurunan berkisar Rp100 ribu per sukunya, bahkan termahal tidak sampai Rp13,4 juta per suku atau setara 6,7 gram.

Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Senin 17 November 2025.

Baca Juga: 5 Cara Tetap Semangat di Jam Siang Kerja, Karyawan Tetap Produktif Meski Energi Turun

Toko Laris Pasar 16

Harga emas perhiasan di toko Laris hari ini turun Rp100 ribu per suku.

Untuk kalung dan gelang menjadi Rp13,3 juta per suku, sedangkan untuk cincin menjadi Rp13,4 juta per suku.

Baca Juga: Daftar Terbaru 32 Tim Lolos Piala Dunia 2026, Ada Jagoanmu?

Harga tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan perhiasan emas dengan kadar 22 karat atau 92 persen. 

Toko Anda Palembang

Sementara itu, harga emas di toko Anda terpantau stabil hari ini.

Baca Juga: Cara Memakai Jilbab yang Baik dan Benar: Ahli Fashion Muslimah Ungkap Panduan Praktis untuk Aktivitas Harian

Yakni dibanderol Rp13,2 juta per suku untuk semua jenis perhiasannya.

Harga tersebut sudah termasuk biaya penjualan dari pihak toko sebesar Rp500 ribu per toko. 

Mengapa Harga Emas Bisa Anjlok? 

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Keberuntungan Menguat, Manuver Karier Kian Terbuka

Anjloknya harga emas perhiasan Palembang pada hari ini mengikuti penurunan harga emas dunia pada Jumat (17/10/2025) lalu. 

Pada hari itu, harga emas dunia turun hingga 2,2 persen ke level terendah harian di 4.220,10 dollar AS per ons setelah sebelumnya cetak rekor harga tertinggi.

Sebelumnya, harga emas sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level 4.378,69 dollar AS per ons.

Baca Juga: Sinopsis Wicked For Good, Kisah Persahabatan Dua Penyihir Baik dan Jahat

Demikian pula yang terjadi di dalam negeri, harga emas Antam pada Sabtu (18/10/2025) merosot hingga Rp 57.000 per gram.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Penurunan harga emas terjadi di tengah gelombang aksi ambil untung yang dipicu oleh faktor-faktor pasar eksternal tertentu yang untuk sementara meredakan kecemasan geopolitik dan ekonomi.

Ajay Bagga, seorang pakar perbankan dan pasar menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan harga emas hari ini:

Baca Juga: BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem Khususnya Gelombang Tinggi Imbas Dua Bibit Siklon Tropis

1. Didorong pergeseran sentimen jangka pendek dan aksi ambil untung alami setelah reli bersejarah. 

2. Melunaknya sikap Presiden AS Donald Trump terkait ancaman tarif tinggi terhadap China, yang secara tidak langsung juga turut meredakan ketegangan global. 

3. Adanya faktor-faktor struktural termasik dedolarisaso global, akumulasi bank sentral dan lingkungan suku bunga riil yang rendah. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.