Pantauan Ekonomi Akhir Pekan: Emas Perhiasan Palembang Naik Lagi

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas perhiasan Palembang di akhir pekan terpantau kembali mengalami kenaikan meski tidak signifikan.
Yakni berada di kisaran Rp12,2 juta per suku atau setara 6,7 gram emas.
Angka ini masih menduduki rekor tertinggi harga jual emas perhiasan Palembang sejak April 2025.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Mandalika 2025 Beserta Jam Tayang di Televisi
Di mana kala itu harga emas Palembang tercatat di kisaran angka Rp11 jutaan per suku.
Tingginya harga emas pada waktu itu salah satunya dipengaruhi oleh ketegangan perang dagang antara dua negara besar, Amerika dengan China.
Donald Trump yang menerapkan tarif impor tinggi untuk China yang langsung dibalas dengan pembatasan barang Amerika masuk ke China oleh Xi Jinping.
Baca Juga: Minum Air Hangat, Kebiasaan Sederhana dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan
Ketegangan ini terus berlangsung selama beberapa saat sampai akhirnya kondisi mulai mereda pada pertengahan tahun diikuti dengan penurunan harga emas dunia.
Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Sabtu 4 Oktober 2025:
Toko Emas Laris Pasar 16
Baca Juga: Magang Hub Kemnaker 2025: Tahapan Seleksi, Syarat hingga Cara Daftar
Toko emas Laris yang terletak di Pasar 16 Palembang terpantau masih tutup hari ini, Sabtu (4/10/2025).
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @tokoemaslarispalembang, toko akan kembali buka pada Senin (6/10/2025).
Kendati demikian, harga emas terakhir di toko ini dibanderol di angka Rp12,2 juta per suku untuk kalung dan gelang.
Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang Minggu 5 Oktober 2025: Ada Film Baru Indonesia
Sementara untuk cincin dibanderol Rp50 ribu lebih mahal yakni di angka Rp12,25 juta per suku.
Harga tersebut juga sudah termasuk biaya pembuatan perhiasan emas dengan kadar 22 karat atau 92 persen.
Kendati demikian, pihak toko tetap mengingatkan bahwa harga masih bisa berubah sewaktu-waktu.
Baca Juga: Sebagian Sumsel Diprediksi Diguyur Hujan Hari Ini, Beberapa Wilayah Cerah Berawan
Toko Emas Anda Palembang
Sementara itu, harga emas perhiasan di toko Anda terpantau naik tipis setelah stabil di angka Rp12,1 juta per suku sejak awal pekan.
Hari ini, harga emas perhiasan di toko Anda naik tipis menjadi Rp12,2 juta per suku atau naik Rp100 ribu dibanding kemarin, Jumat (3/10/2025).
Baca Juga: Daftar 11 Purnawirawan TNI Dapat Kenaikan Pangkat dari Presiden Prabowo, Ada 2 Pejabat BGN
Harga tersebut berlaku untuk semua jenis perhiasan dan sudah termasuk biaya penjualan dari toko sebesar Rp400 ribu.
Penyebab Kenaikan Harga Emas Perhiasan Palembang
Naiknya harga emas perhiasan Palembang tentu saja mengikuti kenaikan harga emas dunia yang kini sudah menembus lebih dari 3600 dollar AS per ons.
Baca Juga: Prediksi Musim Hujan 2025/2026 Menurut BMKG: Awal, Puncak hingga Durasinya
Para pakar bahkan memprediksi harga emas dunia akan terus naik hingga mencapai 5000 dollar AS per ons.
Penyebabnya bisa berbagai faktor.
Termasuk meningkatnya risiko geopolitik, ekonomi, dan perdagangan global yang terus mendorong permintaan aset safe haven.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini, Ada yang Dapat Peluang Baru hingga Harus Waspada Pengeluaran
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








