Sumsel

Museum SMB II Palembang Kian Diminati Turis Asing, Jejak Sriwijaya dan Kesultanan Jadi Daya Tarik Utama

Maman Suparman | 8 November 2025, 18:04 WIB
Museum SMB II Palembang Kian Diminati Turis Asing, Jejak Sriwijaya dan Kesultanan Jadi Daya Tarik Utama

AKURAT.CO SUMSEL Daya tarik sejarah Palembang rupanya kian memikat wisatawan mancanegara. Sepanjang 2025, tercatat 223 turis asing telah mengunjungi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) yang berdiri megah di tepi Sungai Musi.

Data dari Dinas Kebudayaan Kota Palembang menunjukkan tren peningkatan kunjungan ini menandai bangkitnya minat global terhadap warisan budaya Sriwijaya dan Kesultanan Palembang dua peradaban besar yang menjadi fondasi lahirnya kota tertua di Indonesia tersebut.

“Sebagian besar wisatawan asing datang untuk menelusuri jejak kejayaan Sriwijaya dan Kesultanan Palembang,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Palembang, Sulaiman Amin, Sabtu (8/11/2025).

Untuk memperkaya pengalaman wisata, pemerintah daerah kini menyiapkan inovasi baru di museum yang berlokasi di kawasan Benteng Kuto Besak itu.

Baca Juga: Tak Diberi Nafkah dan Jadi Korban KDRT, Ibu Rumah Tangga di Palembang Laporkan Suami ke Polisi

Salah satunya dengan menghadirkan studio dan ruang imersif lima dimensi (5D) yang akan menampilkan film sejarah secara interaktif.

Sulaiman menjelaskan, konsep tersebut bertujuan menggabungkan edukasi dan hiburan agar sejarah dapat dinikmati secara lebih modern dan menarik, khususnya bagi generasi muda.

“Kami ingin museum menjadi ruang belajar yang hidup. Sejarah tak lagi hanya dilihat lewat artefak, tapi bisa dirasakan lewat teknologi,” jelasnya.

Dinas Kebudayaan menargetkan 30.000 pengunjung selama 2025. Hingga awal November, jumlah kunjungan sudah mencapai 12.500 orang, dengan pendapatan retribusi Rp58 juta dari target Rp80 juta.

Menurut Sulaiman, meski belum mencapai separuh target tahunan, tren peningkatan wisatawan asing memberi sinyal positif bagi perkembangan wisata budaya Palembang.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia