Sumsel

Kericuhan Malam Minggu di Palembang, Polda Sumsel Pulangkan 54 Orang, 9 Pelaku Ditahan

Maman Suparman | 1 September 2025, 15:09 WIB
Kericuhan Malam Minggu di Palembang, Polda Sumsel Pulangkan 54 Orang, 9 Pelaku Ditahan

AKURAT.CO SUMSEL Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan telah memulangkan 54 orang yang diamankan pasca-kerusuhan pada Minggu (31/8/2025).

Meskipun demikian, sembilan orang ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah dalam masa penahanan.

Kerusuhan tersebut, yang ditandai dengan pelemparan batu, kayu, serta perusakan fasilitas publik, terjadi di Gedung DPRD Provinsi Sumsel dan Kantor Direktorat Lalu-lintas Polda Sumsel. Insiden ini, menurut polisi, tidak terkait dengan aksi demonstrasi resmi yang dijadwalkan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menjelaskan bahwa total 63 orang diamankan dari lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, 9 orang terbukti terlibat dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Simpang Lima DPRD Sumsel Jadi Lautan Massa, Aliansi Cipayung Plus Suarakan Aspirasi

"Ada sebanyak 54 orang yang dikembalikan ke pihak keluarga," ujar Kombes Nandang, Senin (1/9/2025).

Dari 9 tersangka, seluruhnya adalah warga Palembang, termasuk nama-nama seperti Fadjri Jangkaru, Muhammad Fatahillah, dan Muhammad Jumardi. Mereka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

Sementara itu, dari 54 orang yang dipulangkan, 6 di antaranya adalah anak di bawah umur. Mereka dikembalikan langsung kepada orang tuanya atas petunjuk Kapolda Sumsel.

Kombes Nandang menambahkan, kerusuhan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada fasilitas negara dan publik, termasuk pos polisi Lambidaro Simpang PIM Palembang, yang mengganggu pelayanan lalu lintas.

"Akibat perusakan tersebut Pos Pelayanan Polisi untuk masyarakat menjadi terganggu," jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya, mengingat mayoritas yang diamankan berada di lokasi kejadian pada dini hari.

"Kami minta kepada orang tua untuk mengawasi betul anak-anaknya dan keberadaan mereka di mana," pungkas Kombes Nandang, seraya berharap Palembang dapat kembali kondusif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia