Hampir Rampung, Proses Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Palembang Capai 5.885 Orang

AKURAT.CO SUMSEL Proses pemulangan jemaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung terus berjalan sesuai jadwal.
Hingga Kamis (3/7/2025), sebanyak 5.885 jemaah telah tiba kembali di tanah air melalui Debarkasi Palembang.
Kedatangan terbaru berasal dari Kelompok Terbang (Kloter) 16, yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang siang tadi. Kloter ini terdiri dari jemaah asal Muaraenim, Palembang, dan Bangka Belitung.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel, Syafitri Irwan, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang, menjelaskan bahwa kloter 16 semula membawa 369 jemaah, namun satu orang atas nama Basid Ismail (74) asal Muaraenim terpaksa belum bisa kembali karena masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
Baca Juga: Kasus DBD di Palembang Capai 461 Sejak Januari, Dinkes Gencarkan 3M dan Layanan Fogging Gratis
“Jadi yang kembali hari ini berjumlah 368 orang. Untuk jemaah Muaraenim dan Palembang langsung menuju rumah masing-masing, sedangkan dari Bangka Belitung akan menginap semalam di Asrama Haji Palembang sebelum melanjutkan penerbangan ke Pangkal Pinang,” ujar Syafitri.
Dengan tibanya Kloter 16, rincian jemaah yang telah kembali mencakup 4.783 orang asal Sumsel, 1.083 dari Bangka Belitung, serta 64 orang petugas kloter.
Sementara itu, 22 jemaah dinyatakan wafat selama pelaksanaan ibadah haji, dan 8 lainnya masih dirawat di Tanah Suci.
Syafitri memastikan bahwa proses pemulangan akan selesai dalam waktu sepekan.
“Kloter terakhir, yakni Kloter 22, dijadwalkan tiba pada 10 Juli 2025. Secara keseluruhan, alur pemulangan berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dan petugas haji atas kelancaran proses sejak awal keberangkatan hingga pemulangan. Tak lupa, ia memuji kedisiplinan para jemaah dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.
“Semoga seluruh jemaah yang telah kembali menjadi haji mabrur dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Ini bukan hanya ibadah individu, tapi juga membawa kebanggaan bagi daerah,” tutup Syafitri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 2Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 3iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 415 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









