Sumsel

Kapolrestabes Palembang Sebut Ledakan Jukung Doa Ibu Dipicu Mesin Pompa, Polisi Dalami Penyebab

Maman Suparman | 10 Mei 2025, 13:00 WIB
Kapolrestabes Palembang Sebut Ledakan Jukung Doa Ibu Dipicu Mesin Pompa, Polisi Dalami Penyebab

AKURAT.CO SUMSEL Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono, mengonfirmasi bahwa insiden ledakan jukung bermuatan sembako di SPBB 3–4 Ulu Sungai Musi, Palembang, Jumat (9/5/2025), berawal dari aktivasi mesin pompa air oleh salah satu anak buah kapal.

Menurutnya, ledakan terjadi setelah seorang pria bernama Syarifudin mendekati mesin pompa yang baru saja dinyalakan oleh ABK bernama Ebit.

Saat itu, Syarifudin menanyakan adanya gelembung mencurigakan di sekitar pompa. Tak lama setelah itu, suara ledakan keras terdengar, disusul kobaran api yang menyambar bahan bakar di atas kapal jukung.

“Dari informasi yang kami himpun, api dengan cepat membesar setelah ledakan menyambar BBM yang berada di atas motor kapal. Ini yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam,” ungkap Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Sabtu (10/5/2025).

Akibat kejadian tersebut, enam orang mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan di dua rumah sakit berbeda. Tiga korban dirawat di RS AK Gani, sedangkan tiga lainnya ditangani di RS Muhammadiyah Palembang.

Baca Juga: Ledakan Jukung Doa Ibu di Sungai Musi, Tujuh Orang Selamat dan Masih Dirawat di RS

Namun, polisi belum dapat meminta keterangan lengkap dari para korban karena kondisi kesehatan mereka yang belum memungkinkan.

"Beberapa korban masih dalam penanganan medis, sementara ada yang meminta keluar sementara untuk mendapatkan perawatan lanjutan,” tambahnya.

Kapolrestabes bersama jajaran pejabat utama (PJU) langsung meninjau lokasi kejadian untuk memantau proses evakuasi dan memastikan penyelidikan berjalan lancar.

Ia menegaskan, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab utama insiden tersebut.

Sementara itu, kerugian akibat kejadian ini diperkirakan cukup besar, mencakup tenggelamnya kapal jukung Doa Ibu beserta BBM dan sembako yang diangkutnya.

“Jumlah kerugian masih dihitung, kami akan sampaikan setelah investigasi selesai,” pungkasnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia