Sumsel

Kecelakaan Lalu Lintas di Palembang 2024 Naik 9,61%, Luka Berat Meningkat Signifikan

Deni Hermawan | 31 Desember 2024, 16:30 WIB
Kecelakaan Lalu Lintas di Palembang 2024 Naik 9,61%, Luka Berat Meningkat Signifikan

AKURAT.CO SUMSEL Angka kecelakaan lalu lintas di Palembang pada Tahun 2024 meningkat dari Tahun 2023 lalu sebanyak 9,61 persen.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono didampingi Kasat Lantas AKBP Yenni Diarty mengatakan, untuk jumlah kejadian mengalami peningkatan sebanyak 73 kasus pada Tahun 2024.

"Pada tahun 2023 tercatat sebanyak 760 kasus, sedangkan pada tahun 2024 jumlahnya meningkat menjadi 833 kasus, mengalami kenaikan sebanyak 73 kasus atau setara dengan 9,61 persen," ungkap Harryo, Selasa (31/12/2024) siang.

Lanjut Harryo, untuk korban meninggal dunia (MD) mengalami penurunan sebanyak 21 orang (20,19 persen).

"Jumlah korban yang meninggal dunia di tahun 2024 mengalami penurunan sebanyak 21 orang dibandingkan tahun 2023, di mana sebelumnya tercatat 104 korban menjadi 83 korban," bebernya.

Sambung Harryo, kemudian untuk korban luka berat (LB) mengalami kenaikan, Tahun 2023 ada 117 orang dan Tahun 2024 ada 158 orang.

"Iya korban luka berat naik 41 orang atau 35,04 persen," katanya kembali.

Sedangkan untuk korban luka ringan (LR) Tahun 2023 ada 953 orang dan Tahun 2024 ada 1.069.

"Korban luka ringan juga menunjukkan peningkatan sebesar 116 orang atau setara dengan 12,17 persen," jelas Harryo.

Baca Juga: Pelayanan SIM di Polrestabes Palembang Tutup pada Hari Libur Tahun Baru, Ini Solusinya

Ia juga menjelaskan bahwa penyelesaian perkara pada tahun ini mencatatkan 3 kasus yang telah P.21, 107 kasus dihentikan melalui SP3, 661 kasus diselesaikan dengan Restorative Justice (RJ), dan 4 kasus dilimpahkan, sehingga totalnya mencapai 775 kasus.

"Sementara itu, masih ada 48 perkara yang belum selesai, dan untuk kasus tabrak lari terdapat 207 laporan," lanjutnya.

Di bidang pembinaan dan pelayanan, Satlantas Polrestabes Palembang terus meningkatkan sarana lalu lintas, termasuk dengan membangun Pos Kontainer di enam lokasi strategis di Kota Palembang, yang terealisasi berkat dukungan masyarakat. Ke depan, rencana pembangunan lima pos tambahan akan dilakukan dengan bantuan Pemkot Palembang.

"Kami juga telah mendirikan Pos Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), melakukan renovasi pada beberapa Pos Lalu Lintas di persimpangan, serta membangun Traffic Management Control Center (TMCC)," tambah Harryo.

Selain itu, rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti di Simpang Taman Kenten di Jalan AKBP Cek Agus, area putaran Korem KM 5 di Jalan MP Mangkunegara, sekitar Pasar Ikan, kawasan Sekolah Kusuma Bangsa, dan U-Turn dekat Pengadilan Tinggi. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto