Sumsel

Sriwijaya FC Bidik Status Kuda Hitam di Pegadaian Championship 2025/26

Maman Suparman | 13 September 2025, 17:30 WIB
Sriwijaya FC Bidik Status Kuda Hitam di Pegadaian Championship 2025/26

AKURAT.CO SUMSEL Sriwijaya FC memasuki musim baru Pegadaian Championship 2025/26 dengan semangat segar di bawah komando pelatih kepala Achmad Zulkifli.

Meski menegaskan target realistis untuk bertahan di Liga 2, eks pelatih Persiraja Banda Aceh itu tak menutup peluang Laskar Wong Kito menjadi kuda hitam.

“Kita lihat dulu di tiga laga awal. Dari situ akan terlihat bagaimana arah tim ini berjalan,” ujar Zulkifli saat acara launching tim di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (12/9/2025).

Skuad Sriwijaya FC musim ini dihuni 35 pemain dengan komposisi mayoritas talenta muda dipadu sejumlah pemain senior.

Dengan racikan agresif yang diusungnya, Zulkifli optimistis tim tetap mampu berbicara banyak di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Viral Video Tabrak Lari di Prabumulih, Polisi Sebut Belum Ada Laporan Resmi

“Target utama tentu bertahan di Liga 2. Tapi tidak menutup kemungkinan kami bisa bersaing di papan atas. Dengan energi pemain muda, Sriwijaya FC bisa jadi kuda hitam yang merepotkan tim-tim favorit promosi,” tegasnya.

Untuk mencapai hal itu, Azul sapaan akrabnya telah memasang target realistis mengumpulkan 39 poin dari 27 pertandingan fase reguler.

Menurutnya, kunci keberhasilan ada pada konsistensi menyapu bersih laga kandang.

“Kalau pertandingan kandang bisa kita maksimalkan, Insya Allah Sriwijaya FC akan aman. Dari 13-14 laga kandang, minimal sembilan kali menang sudah memberi 27 poin. Ditambah poin tandang, total 39 poin sudah cukup untuk berada di papan atas,” jelasnya.

Meski mengawali musim dengan sikap hati-hati, Zulkifli menegaskan Sriwijaya FC punya mimpi lebih besar.

“Musim ini kita realistis bertahan. Tapi musim depan target jelas: lolos ke Liga 1,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia