Pesawat ATR 400 Rute Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Kawasan Leang-leang Maros

AKURAT.CO SUMSEL Dunia penerbangan tanah air kembali dikejutkan dengan laporan hilang kontaknya sebuah pesawat turboprop ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport pada Sabtu (17/1/2026). Pesawat yang melayani rute Yogyakarta menuju Makassar tersebut dilaporkan kehilangan komunikasi saat berada di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan informasi navigasi udara, pesawat tersebut seharusnya mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Namun, hingga jadwal tiba yang ditentukan, posisi pesawat tidak lagi terdeteksi dalam sistem komunikasi radar maupun navigasi AirNav Indonesia.
Data terakhir menunjukkan pesawat berada di area sekitar Leang-leang, Maros, pada pukul 13.17 WITA, sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak.
Menanggapi situasi darurat tersebut, Basarnas Makassar segera menggerakkan personel menuju titik koordinat terakhir yang terpantau. Tim pencarian difokuskan ke wilayah perbukitan dan pemukiman di sekitar kawasan Leang-leang.
Baca Juga: Pergerakan Penumpang Angkutan Laut 2025 Fluktuatif, Puncak Terjadi pada April
Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa pihaknya telah menurunkan kekuatan penuh untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi titik terakhir pesawat.
“Kami sudah mengerahkan tiga tim SAR gabungan dengan total sekitar 25 personel menuju lokasi berdasarkan data koordinat terakhir dari AirNav di sekitar Leang-leang,” jelas Andi Sultan, Sabtu sore.
Kabar mengenai hilangnya pesawat ini juga tengah dipantau ketat oleh pihak kepolisian setempat. Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, menyebutkan bahwa anggotanya saat ini sedang melakukan pengecekan di lapangan guna memverifikasi informasi serta mengumpulkan data dari saksi mata di sekitar lokasi titik hilang.
“Informasi tersebut sudah kami terima. Saat ini tim masih di tahap verifikasi lapangan untuk memastikan kebenaran laporan tersebut,” ungkap Douglas.
Hingga saat ini, otoritas terkait belum merilis keterangan resmi mengenai manifest atau jumlah penumpang dan awak pesawat yang berada di dalam burung besi tersebut. Kondisi pesawat serta penyebab pasti hilang kontak juga masih dalam tahap penyelidikan dan pencarian intensif oleh tim gabungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Daftar Kasus yang Pernah Ditangani Kamarudin Simanjutak: Korupsi E-KTP Sampai Pembunuhan Brigadr J
- 2Mutasi Pejabat Polrestabes Palembang, Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Sako Berganti
- 3Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 5Update Jadwal Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026
- 6BMKG Prediksi Hujan Merata di Sumsel Mulai Pertengahan November 2026
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan
- 8Ramalan Zodiak Libra Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026: Asmara Harmonis, Keuangan Perlu Dijaga
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






