Mengenal Bobibos, Bahan Bakar dari Jerami Inovasi Anak Bangsa yang Diklaim Miliki Oktan 98

AKURAT. CO SUMSEL - Inovasi baru bahan bakar yang terbuat dari jerami saat ini tengah dikembangkan oleh anak bangsa.
Bahan bakar ini diberi nama Bobibos yang merupakan singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos.
Bobibos menjadi perbincangan ramai warganet usai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkesempatan melakukan uji coba bahan bakar tersebut di daerah Lembur Pakuan, Subang pada Selasa (11/11/2025).
Baca Juga: Pusri Palembang Dukung Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Lewat Program Kopi Tebat Benawa
Dalam uji coba tersebut, bobibos digunakan untuk menggerakkan mesin traktor diesel milik petani.
Hasil pengujian menunjukkan kinerja mesin yang optimal, tarikan ringan, dan kualitas asap buangan yang lebih baik.
Lantas, apa itu Bobibos dan bagaimana perkembangan ke depannya?
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Melonjak Tajam Hari Ini, Tembus Rp13,5 Juta per Suku
Apa Itu Bobibos?
Bobi Bos merupakan Bahan Bakar Nabati (BBN) yang memanfaatkan jerami, limbah pertanian yang selama ini sering kali hanya dibakar pasca-panen.
Pengembangan Bobibos bertujuan untuk membuat para petani 'tersenyum dua kali', yakni ketika masa panen tiba dan saat limbahnya, jerami dapat dikonversikan menjadi uang.
Baca Juga: Agar Tetap Awet dan Irit, Ini 4 Cara Merawat Motor yang Wajib Diketahui Pengendara
Keunggulan Bobi Boss tidak hanya terbatas pada bahan bakar.
Tetapi proses pengolahannya juga menghasilkan produk turunan yang bernilai. Termasuk pakan ternak (diperkirakan hingga 2.000 ton dari 500 hektar) dan pupuk.
Hal ini diharapkan mampu menciptakan siklus ekonomi berkelanjutan di mana pertanian tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga energi, pakan, dan pupuk yang bermanfaat untuk pertanian itu sendiri.
Baca Juga: SIM Hilang Tak Lagi Repot, Begini Cara Mengurusnya Secara Mudah dan Cepat
Diklaim Memiliki Oktan 98
Berdasarkan keterangan tertulis di laman resmi Bapenda Jabar, Bobibos telah mengantongi hasil uji laboratorium dari Lemigas.
Hasilnya, bobibos disebut memiliki kualitas dengan angka oktan mencapai 98,1.
Baca Juga: Cuaca Mendung Bikin Malas Kerja? Ini 5 Hal yang Bisa Bikin Suasana Kantor Tetap Nyaman dan Produktif
Tanggapan Menteri ESDM
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah memberikan respon terkait kehadiran inovasi bobibos karya anak bangsa ini.
Bahlil mengatakan, saat ini Kementerian ESDM tengah mempelajari produk BBM baru tersebut.
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan berbagai pihak dalam menghadirkan BBM ramah lingkungan.
Namun, Laode menegaskan produk BBM dikatakan layak beredar di masyarakat membutuhkan waktu dan tahapan yang cukup panjang, yakni sekitar 8 bulan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 35 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 6Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





