Sumsel

Buntut Kasus Jembatan Kaca Pecah, Wisata Hutan Pinus Limpakuwus Alami Kerugian Hingga Rp 100 juta

Editor Jateng | 2 November 2023, 16:00 WIB
Buntut Kasus Jembatan Kaca Pecah, Wisata Hutan Pinus Limpakuwus Alami Kerugian Hingga Rp 100 juta

AKURAT.CO SUMSEL Wisata Hutan Pinus Limpakuwus, Banyumas, alami kerugian mencapai Rp 100 juta setelah ditutup pasca insiden jembatan kaca “The Geong” yang menelan satu korban jiwa, Minggu lalu (25/10/2023).

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Koperasi Wisata Hutan Pinus Limpakuwus, Eko Purnomo terkait penutupan sementara yang mengakibatkan kerugian terhadap pengelola tempat wisata tersebut.

Mengutip dari BicaraBerita.com, Eko menceritakan dampak sebelum dan sesudah insiden jembatan The Geong terhadap Wisata Hutan Pinus Limpakuwus.

“Di hari biasa, kami mendapat sekitar 300 hingga 400 pengunjung. Sementara akhir pekan bisa mencapai 3 ribu pengunjung. Untuk harga tiket masuk yakni Rp 17.500 per orang," jelas Eko.

“Namun, setelah ditutup seminggu ini, kami mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta, yang mana hampir 90 orang terdampak di sini. Terkhusus karyawan dan pedagang juga ikut terdampak," sambungnya.

Diketahui, jembatan kaca The Geong tidak termasuk dalam aset Wisata Hutan Pinus Limpakuwus. Hanya saja, terdapat retribusi lahan parkir mengingat akses masuk kedua lokasi yang menjadi satu.

Hal tersebut dibenarkan oleh General Manager (GM) PT Palawi Resources, Komarudin yang mengatakan bahwa keduanya dibawah pengelola yang berbeda.

“Tidak ada kerjasama apapun, tapi memang jembatan The Geong berdekatan persis dengan Hutan Pinus,” ucap Komarudin.

Adapun, Komarudin juga menambahkan jika tempat Wisata Hutan Pinus Limpakuwus akan kembali dibuka pada Jumat, (3/11/2023). 

Sebagai informasi, pembukaan kembali Wisata Hutan Pinus Limpakuwus telah berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas setelah melaksanakan asessment K3, perizinan, serta mengikuti aturan yang sesuai SOP.

[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
K
Editor
Kurnia