Sumsel

Lonjakan Pendapatan Atlet Dunia 2025 Pecahkan Rekor, Forbes Catat Dominasi Sepak Bola dan NBA

Maman Suparman | 7 Januari 2026, 12:00 WIB
Lonjakan Pendapatan Atlet Dunia 2025 Pecahkan Rekor, Forbes Catat Dominasi Sepak Bola dan NBA

AKURAT.CO SUMSEL Pendapatan para atlet elite dunia mencetak rekor baru pada 2025.

Majalah bisnis Forbes mencatat total pemasukan 50 atlet dengan bayaran tertinggi dunia mencapai US$4,23 miliar atau sekitar Rp70 triliun dalam setahun, melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di angka US$3,88 miliar.

Kenaikan signifikan tersebut mencerminkan semakin besarnya nilai industri olahraga global, baik dari sisi kontrak profesional maupun aktivitas komersial di luar lapangan.

Forbes menyebut ambang batas untuk masuk daftar 50 atlet terkaya dunia kini meningkat tajam menjadi US$53,6 juta per tahun, naik hampir 19 persen dibandingkan tahun lalu.

Sepak bola dan basket masih menjadi dua cabang olahraga paling dominan dalam daftar tersebut.

Cristiano Ronaldo kembali memimpin dengan pendapatan tertinggi sepanjang 2025, disusul sejumlah bintang NBA seperti Stephen Curry, LeBron James, dan Kevin Durant yang memanfaatkan kekuatan merek personal serta kontrak sponsor bernilai besar.

Baca Juga: Osteoporosis Mengintai Usia Muda, Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang Sejak Dini

Forbes menilai lonjakan pendapatan atlet terutama didorong oleh peningkatan pemasukan dari aktivitas pertandingan yang secara kolektif mencapai US$3,19 miliar.

Faktor pendukung lainnya adalah meningkatnya nilai kontrak liga, rekor pendapatan NBA, serta masuknya kompetisi baru seperti LIV Golf yang membawa dampak signifikan pada struktur bayaran atlet.

Di luar pendapatan kompetisi, sektor sponsor dan bisnis pribadi juga menunjukkan performa kuat dengan kontribusi lebih dari US$1 miliar.

Atlet-atlet papan atas kini tidak hanya mengandalkan prestasi olahraga, tetapi juga aktif membangun portofolio bisnis, investasi, serta kerja sama komersial lintas industri.

Forbes memproyeksikan tren kenaikan pendapatan atlet dunia masih akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.

Salah satu pendorong utamanya adalah dimulainya kontrak siaran nasional NBA bernilai miliaran dolar, yang diperkirakan akan meningkatkan pendapatan pemain dan nilai komersial liga secara keseluruhan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia