Sumsel

5 Cara Mengetahui Sifat Asli Karyawan, HR Wajib Tahu untuk Cegah Salah Rekrut

Maman Suparman | 18 November 2025, 10:00 WIB
5 Cara Mengetahui Sifat Asli Karyawan, HR Wajib Tahu untuk Cegah Salah Rekrut

AKURAT.CO SUMSEL Menilai kompetensi teknis calon karyawan memang penting, namun mengenali sifat dan karakter mereka jauh lebih krusial untuk menentukan kecocokan dengan budaya perusahaan.

Banyak kasus menunjukkan bahwa konflik internal hingga turunnya produktivitas seringkali dipicu oleh karakter karyawan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

Karena itu, perusahaan kini dituntut lebih cermat melihat kepribadian calon maupun karyawan yang sudah bekerja.

Berikut lima cara efektif yang umum digunakan perusahaan modern untuk mengetahui sifat asli seorang karyawan.

1. Amati Cara Mereka Berinteraksi di Lingkungan Kerja

Lingkungan kerja menjadi cermin paling jujur tentang bagaimana seseorang bersikap. HR maupun atasan dapat memperhatikan cara karyawan berbicara, merespons arahan, hingga berkolaborasi dengan rekan kerja.

Karyawan dengan karakter positif biasanya menunjukkan inisiatif, empati, dan komunikasi yang jelas tanpa perlu diarahkan secara terus-menerus.

2. Gunakan Tes Kepribadian yang Terstandar

Berbagai perusahaan global memanfaatkan tes seperti DISC, MBTI, atau Big Five Personality untuk mendapatkan gambaran objektif mengenai karakter seseorang.

Baca Juga: 5 Cara Efektif Menyelesaikan Konflik Rumah Tangga, Nomor 3 Sering Diabaikan Pasangan

Hasil tes ini membantu memahami kecenderungan perilaku, cara mengambil keputusan, hingga kemampuan bekerja dalam tekanan. Meski tidak mutlak, tes kepribadian dapat menjadi indikator awal yang cukup akurat.

3. Lihat Konsistensi Perilaku dalam Jangka Waktu Tertentu

Sifat asli seseorang biasanya terlihat melalui konsistensi. Karyawan yang tampak ramah saat awal bekerja namun berubah saat menghadapi tekanan perlu mendapat perhatian lebih.

HR dapat melakukan evaluasi berkala atau one-on-one meeting untuk memastikan bahwa perilaku mereka stabil dan sesuai dengan nilai perusahaan.

4. Analisis Cara Mereka Menangani Masalah

Cara seseorang menghadapi masalah seringkali mengungkap karakter yang sesungguhnya.

Apakah mereka mencari solusi atau menyalahkan orang lain? Apakah mereka tetap tenang atau meledak?

Karyawan yang mampu mengelola konflik dan tekanan dengan bijak menunjukkan kematangan emosionalsesuatu yang sangat dibutuhkan di hampir semua posisi.

5. Mintai Masukan dari Rekan Kerja Terdekat

Rekan kerja adalah pihak yang paling sering melihat bagaimana seseorang bersikap sehari-hari.

Masukan dari mereka dapat menjadi informasi penting untuk menilai apakah karyawan tersebut kooperatif, disiplin, atau justru kerap menciptakan masalah.

Banyak perusahaan besar menggunakan metode ini melalui evaluasi 360 derajat.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia