Sumsel

Benarkah Olahraga Bisa Memicu Naiknya Asam Lambung? Ini Penjelasannya

Maman Suparman | 5 Mei 2025, 10:00 WIB
Benarkah Olahraga Bisa Memicu Naiknya Asam Lambung? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO SUMSEL Olahraga dikenal menyehatkan, tapi bagi sebagian orang dengan gangguan asam lambung, aktivitas fisik justru memicu ketidaknyamanan. Apa yang sebenarnya terjadi?

Naiknya asam lambung atau refluks gastroesofagus (GERD) adalah kondisi yang umum dialami banyak orang.

Gejalanya bisa berupa rasa panas di dada (heartburn), nyeri ulu hati, dan regurgitasi asam.

Sering kali, penderita disarankan untuk menerapkan perubahan gaya hidup sehat, termasuk olahraga rutin. Namun, tak sedikit yang justru mengeluhkan gejala asam lambung memburuk saat atau setelah berolahraga.

Apakah olahraga benar-benar bisa menjadi pemicu refluks?

Faktanya, hubungan antara aktivitas fisik dan refluks asam cukup kompleks.

Baca Juga: Lima Lagu Upbeat yang Cocok untuk Menyemangati Hari Senin

Olahraga secara umum tidak berbahaya bagi penderita GERD, bahkan justru dianjurkan untuk membantu menurunkan berat badan—faktor risiko utama GERD.

Namun, jenis olahraga, intensitas, dan waktu pelaksanaannya sangat memengaruhi gejala.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan asam lambung naik saat berolahraga meliputi:

1. Peningkatan tekanan di perut

Gerakan seperti menekuk tubuh, sit-up, atau latihan kekuatan perut bisa menekan lambung dan memicu refluks.

2. Olahraga intensitas tinggi

Lari jarak jauh, angkat beban berat, atau HIIT dapat menyebabkan tekanan ekstra pada sistem pencernaan.

3. Waktu olahraga yang terlalu dekat dengan waktu makan

Berolahraga saat perut penuh meningkatkan risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Jenis Olahraga yang Ramah bagi Penderita Asam Lambung

Berikut beberapa jenis olahraga yang cenderung lebih aman dan minim risiko memicu refluks:

1. Jalan kaki santai atau cepat
2. Yoga (hindari pose membungkuk atau inversi)
3. Bersepeda santai
4. Berenang dengan intensitas ringan
5. Pilates dengan modifikasi tertentu

Kuncinya adalah memilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, serta menghindari gerakan yang memberi tekanan pada perut bagian atas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia