Sumsel

Ini 5 Kuliner Khas Semarang yang Wajib Anda Coba

Deni Hermawan | 9 Mei 2024, 10:00 WIB
Ini 5 Kuliner Khas Semarang yang Wajib Anda Coba

AKURAT.CO SUMSEL Semarang merupakan ibu kota jawa tengah yang memiliki destinasi wisata alam yang amat menakjubkan tak lalah dari yogyakarta.

Terasa kurang jika hanya berlibur tanpa mencoba berbagai hidangan khas kota Semarang, ada aneka cemilan yang dapat anda coba jika berkunjung ke kota tua Semarang.

Namun tahukan anda bahwa kuliner khas semarang yang unik dan menarik dapat anda jadikan cemilan atau cendera mata ketika habis mengunjungi kota Semarang ini.

Baca Juga: 5 Restoran legendaris Palembang untuk Para pecinta Kuliner

Berikut adalah kuliner khas Semarang yang rugi banget loh kalo ga di coba

1. Babat gongso

Makanan khas Semarang yang pertama adalah Babat Gongso. Babat gongso merupakan masakan yang terbuat dari babat yang ditumis bersama jeroan lain seperti hati, paru, atau limpa. Semua bahan tersebut kemudian diolah dengan campuran bumbu kecap dan cabai rawit.

Salah satu tempat terkenal untuk menikmati Babat Gongso adalah Babat Gongso Pak Karmin. Warung ini terkenal karena kelezatannya. Jika ingin mencoba, kamu bisa langsung menuju ke Jalan Aloon-Aloon Bar, tepat di seberang Gedung BRI.

2. Lumpia

Ketika mendengar kata lumpia, kota Semarang pasti terlintas dalam pikiran. Lumpia memang menjadi salah satu makanan khas yang terkenal dari Semarang, dan kamu bisa menikmatinya di Loenpia Gang Lombok.

Loenpia Gang Lombok merupakan toko lumpia yang sudah menjadi legendaris di Semarang. Mereka menawarkan dua varian lumpia, yaitu lumpia kering dan lumpia basah. Isian lumpia mereka tidak hanya terbatas pada rebung, tetapi juga mencakup udang dan ayam.

Lumpia yang dijual di Loenpia Gang Lombok dapat bertahan hingga 3 hari untuk varian lumpia goreng, sedangkan lumpia basah hanya bisa bertahan selama 1 hari. Jika ingin mengunjungi Loenpia Gang Lombok, kamu bisa datang ke Jalan Gang Lombok No. 11, Purwodinatan, Semarang Tengah.

3. Soto Bangkong

Soto Bangkong adalah salah satu makanan khas Semarang yang terkenal. Nama "Bangkong" diambil dari lokasi awal munculnya soto tersebut, yaitu di Jalan Bangkong yang kemudian berganti nama menjadi Jalan Brigjen Katamso.

Makanan khas ini terkenal dengan kuahnya yang berwarna cokelat khas. Isiannya mencakup potongan ayam, bihun, serta sedikit sayuran seperti tomat dan taoge. Untuk menambah cita rasanya, biasanya disajikan dengan berbagai lauk tambahan seperti ayam goreng, sate, kerupuk, dan lainnya.

4. Leker Paimo

Jika kamu ingin menikmati makanan yang ringan, Leker Paimo bisa menjadi pilihan yang tepat. Makanan khas Semarang ini tidak hanya sekadar leker biasa, tapi memiliki beragam pilihan, termasuk leker basah dengan sosis atau tuna. Namun, disarankan untuk datang lebih awal karena antrean di Leker Paimo bisa cukup panjang. Tempatnya berada di depan SMA Kolese Loyola.

5. Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar

sebuah hidangan yang terkenal di Kota Semarang, terkenal karena tekstur daging kambing yang empuk dan tanpa bau amis. Uniknya, gulai ini tidak menggunakan santan dalam masakannya, melainkan kelapa yang diparut, digoreng, dan dicampur dengan rempah-rempah seperti cengkih dan kayu manis. Tempatnya terletak di belakang Gereja Blenduk Kota Lama dan biasanya buka dari pukul 08:00 hingga 15:00 WIB, dengan kemungkinan tutup lebih awal jika stok gulainya habis.

6. Es Puter Cong Lik

Es Puter Cong Lik merupakan pilihan yang tepat untuk menyegarkan diri di tengah udara panas Semarang. Terletak di kawasan Pecinan depan Rumah Sakit Telogorejo dan Simpang Lima, es ini disebut-sebut berasal dari singkatan "Kacung Cilik".

7. Asem-asem Koh Liem

Makanan khas Semarang selanjutnya adalah Asem-asem Koh Liem, yang terkenal dengan masakan asem-asem sebagai menu utamanya. Meskipun mirip dengan soto, asem-asem ini memiliki rasa lebih asam. Isiannya meliputi daging sapi yang dipotong dadu, dan rumah makan ini juga menawarkan hidangan lain seperti lontong cap go meh, bandeng, dan kikil lombok ijo. Lokasinya terletak di Jalan Karang Anyar.

8. Tahu Gimbal Pak Eddy

Merupakan hidangan yang menggunakan tahu sebagai bahan dasar, digoreng, dan dicampur dengan bakwan goreng yang mengandung udang. Kemudian disajikan dengan kuah khas yang menambah cita rasa. Gimbal, yang berarti udang dalam Bahasa Semarang, memberikan nama pada hidangan ini karena keberadaan udang di dalamnya. Untuk mencicipi Tahu Gimbal Pak Eddy, kamu bisa mengunjungi Jalan Menteri Supeno, Mugassari, Kota Semarang. (MG/CC Karisa Dwi Heria Rosa)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto