Sumsel

Ziarah Kubro hingga Sedekah Ruwah, Inilah Deretan Tradisi Unik Warga Palembang Sambut Ramadhan

St Shofia Munawaroh | 21 Februari 2025, 11:37 WIB
Ziarah Kubro hingga Sedekah Ruwah, Inilah Deretan Tradisi Unik Warga Palembang Sambut Ramadhan

 

AKURAT. CO SUMSEL - Palembang tak hanya terkenal dengan wisata kuliner nya saja.

Ternyata, Ibu Kota Sumsel ini juga kaya akan budaya dan tradisi yang hingga kini masih dilestarikan masyarakat setempat.

Termasuk tradisi-tradisi yang dilakukan setiap menjelang bulan suci ramadhan. 

Baca Juga: 6 Film Bioskop PTC Mall Palembang ini Siap Menghiburmu di Akhir Pekan

1. Ziarah Kubro

Ziarah kubro merupakan warisan budaya Palembang dari komunitas keturunan Arab.

Kegiatan ini biasanya dilakukan di 10 hari terakhir bulan Syakban untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: 6 Cagar Budaya Baru Palembang, 4 Diantaranya Bisa Jadi Destinasi Wisata Akhir Pekan

Ziarah kubro tak hanya diikuti oleh para ulama, aulia ataupun habib saja.

Melainkan ribuan umat muslim di berbagai wilayah Sumsel bahkan provinsi lainnya.

Tahun ini, Ziarah Kubro dijadwalkan dilaksanakan pada Jumat 21 Februari hingga Ahad 23 Februari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 21 Februari 2025, BMKG Sebut 10 Wilayah Sumsel Akan Diguyur Hujan Petir

Kabarnya, Ziarah Kubro 2025 akan dihadiri sekitar 25000 pengunjung. 

 

2. Pawai Obor

Pawai Obor juga menjadi salah satu tradisi sambut bulan suci ramadhan yang masih dilakukan masyarakat Palembang hingga saat ini.

Baca Juga: Enam Objek Baru di Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya, Termasuk Jembatan Ampera dan Masjid Agung

Peserta pawai biasanya mengenakan pakaian serba putih. Mereka berjalan berkeliling membawa obor sambil melantunkan sholawat. 

3. Sedekah Ruwah

Sedekah ruwah merupakan salah satu tradisi yang sudah dilakukan sejak zaman Kesultanan Palembang.

Pada masa itu, Sultan memerintahkan adipatinya untuk menggelar makan besar dan mengundang seluruh warga Palembang untuk mengikutinya.

Baca Juga: Ziarah Kubra Palembang 2025 Diprediksi Dihadiri 25 Ribu Jemaah

Tak jauh berberda, kini sedekah ruwah juga dilakukan dengan cara mengundang para tetangga untuk makan-makan.

Namun sebelumnya diisi dengan doa bersama terlebih dahulu.

Disebut sedekah ruwah, karena tradisi ini dilakukan di bulan ruwah (Syakban) setiap mendekati bulan suci ramadhan. 

***

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.